mencoret kisah lalu, melakar alkisah baru,
mungkin saat itu terlupa nada,
terkias oleh sintaksis bahasa aku,
aku mengalun lagu rindu,
pada hati yang bukan miliknya,
noktah hatinya letak di mana,
tiada ku tahu, namun pasti tiada di sini,
maka pengharapan perlu jua di noktah,
kerana hati itu sudah tiada,
ku tidak undur, melari jua tiada,
gagah kaki, setia berdiri, tawar tersenyum,
rawat luka sendiri,
ini kisah lama yang di coret kembali,
sebagai ingatan, kerna...
tiada harapan andai itu penamat...
No comments:
Post a Comment